Sulap Lahan Kantor Jadi Kebun Produktif, Kanwil Ditjenpas Sulsel Dorong Bapas Palopo Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Palopo - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan terus mendorong seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan kerja. Salah satu implementasi nyata dilakukan oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas Il Palopo melalui kegiatan budidaya tanaman sayur hortikultura menggunakan media polybag.
Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan serta sejalan dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Bapas Kelas II Palopo melaksanakan perawatan rutin tanaman hortikultura berupa cabai, terong, dan kacang panjang yang ditanam di area perkantoran.
Kegiatan tersebut meliputi penyiraman, pemupukan, pembersihan gulma, pemantauan pertumbuhan tanaman, hingga pemasangan ajir atau penyangga tanaman guna mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih optimal. Pemanfaatan media polybag dipilih karena dinilai praktis dan efektif diterapkan pada lingkungan kantor dengan keterbatasan lahan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan Bapas Kelas II Palopo dalam mengoptimalkan lahan kantor menjadi area produktif.
"Program ketahanan pangan dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan kerja masing-masing. Pemanfaatan lahan kantor untuk budidaya tanaman hortikultura merupakan bentuk nyata kontribusi jajaran pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang hijau, sehat, dan produktif," tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bernilai ekonomis dan produktif, tetapi turut menumbuhkan budaya kepedulian lingkungan, kebersamaan, serta semangat gotong royong di lingkungan kerja pemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas II Palopo, Rusdi, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya sayur hortikultura dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah.
"Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan kantor, kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi hambatan untuk tetap produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kepedulian pegawai terhadap lingkungan dan mempererat semangat kebersamaan," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Sulsel berharap seluruh UPT Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan dapat terus berinovasi dalam memanfaatkan potensi lingkungan kerja secara produktif, sekaligus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Komentar
Posting Komentar