Selangkah Lebih Awal, Kakanwil Ditjen PAS Sulsel Berikan Penguatan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM Tahun 2026

Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel Memberikan Penguatan Pembangunan Zona Integritas Kepada Jajarannya


Makassar - Menunggu pencanangan Zona Integritas oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan memberikan penguatan terkait pembangunan Zona Integritas (ZI) kepada seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Sulsel, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Dr. Sahardjo Kanwil Ditjenpas Sulsel mulai pukul 08.30 WITA hingga selesai.

Kegiatan Dihadiri Jajaran Pimpinan, PK, JFT, Pegawai, dan CPNS Kanwil Ditjenpas Sulsel


Kegiatan penguatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, para Kepala Bidang, seluruh Pembimbing Kemasyarakatan (PK), JFT, pegawai, serta CPNS Kanwil Ditjenpas Sulsel.

Kegiatan Dibuka Oleh Kabag TU dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulsel Yang Menekankan Pentingnya Peran Aktif Seluruh Pegawai Dalam Pembangunan Zona Integritas


Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulsel, Muhammad Ali, yang menyampaikan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pegawai dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelaksanaan Zona Integritas.

"Pembangunan Zona Integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab tim pokja semata, tetapi merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pegawai. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen, kedisiplinan, dan konsistensi dalam menjalankan tugas sesuai standar pelayanan dan nilai integritas," tegasnya. 

Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, menyampaikan bahwa sebelumnya Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan telah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dengan perubahan nomenklatur menjadi Kanwil Ditjenpas Sulsel, status predikat WBK yang diraih sebelumnya saat ini masih menunggu konfirmasi dari pusat. Meski begitu, semangat untuk terus mewujudkan instansi yang berpredikat WBK/WBBM harus tetap dijaga dan diperkuat melalui evaluasi berkelanjutan, khususnya menjelang pencanangan Zona Integritas oleh Kemenimipas.

"Predikat WBK yang telah kita raih bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Menjelang pencanangan Zona Integritas oleh kemenimipas, seluruh jajaran harus memastikan bahwa komitmen dan implementasi zona integritas benaar-benar berjalan secara konsisten dan berkelanjuan," tegasnya.

Lebih lanjut, Kepala Kantor Wilayah menekankan pentingnya penguatan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Zona Integritas agar solid, efektif, dan profesional. Setiap pokja harus menjalankan peran dan fungsinya secara optimal sesuai enam area perubahan Zona Integritas, serta tidak hanya dipahami secara administratif tetapi diimplementasikan secara nyata dalam tugas sehari-hari.

Rudy Fernando Sianturi juga menekankan bahwa pimpinan harus menjadi contoh dan core value dalam budaya kerja, salah satunya dengan senantiasa hadir dan ikut serta dalam pelaksanaan apel pagi. Hal ini menunjukkan komitmen pimpinan terhadap kedisiplinan dan pelayanan publik yang profesional, sehingga menjadi teladan bagi seluruh pegawai.

"Keberhasilan pembangunan Zona Integritas harus dimulai dari kesadaran dan komitmen individu. Setiap pegawai, tanpa terkecuali, merupakan fondasi utama dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan," tegasnya.

Seluruh jajaran, termasuk petugas kebersihan dan petugas pengamanan (satpam), juga diharapkan memiliki kesiapan dan pemahaman yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa seluruh unsur di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulsel harus siap memberikan pelayanan yang ramah, cepat, transparan, dan berintegritas, sebagai wujud nyata pembangunan Zona Integritas dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kepala Kanwil Menegaskan Pentingnya Pelayanan Yang Ramah, Cepat, Transparan, dan Berintegritas Kepada Masyarakat


Sebagai penegasan, Kepala Kantor Wilayah menyampaikan bahwa seluruh unsur di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulsel harus siap memberikan pelayanan yang ramah, cepat, transparan, dan berintegritas kepada masyarakat sebagai wujud nyata pembangunan Zona Integritas dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan penguatan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulsel berjalan tertib dan lancar, serta diharapkan memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam mempertahankan predikat WBK dan mendukung pencanangan Zona Integritas oleh Kemenimipas secara optimal.

Komentar