Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik, Kanwil Ditjenpas Sulsel Dampingi Rutan Bantaeng Menuju WBBM
Makassar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Pendampingan Desk Evaluasi Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bantaeng menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (12/05/2026), bertempat di Ruang Rapat Kanwil Ditjenpas Sulsel.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal, serta Tim Reformasi Birokrasi Kanwil Ditjenpas Sulsel.
Pelaksanaan desk evaluasi diawali dengan pembukaan oleh Tim Penilai Internal (TPI) sebagai tanda dimulainya proses penilaian pembangunan Zona Integritas menuju predikat WBBM pada Rutan Kelas IIB Bantaeng. Selanjutnya, seluruh peserta dan tim yang terlibat melaksanakan sesi perkenalan sebagai bagian dari pengenalan unsur pimpinan dan tim pelaksana pembangunan Zona Integritas.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Rutan Bantaeng memaparkan berbagai capaian pembangunan Zona Integritas, mulai dari inovasi layanan, penguatan integritas, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga strategi reformasi birokrasi yang telah diterapkan di lingkungan satuan kerja.
Tidak hanya itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penayangan live streaming kondisi area layanan di lingkungan Rutan Bantaeng, meliputi area parkir, fasilitas publik, sarana prasarana pelayanan, layanan ramah disabilitas, hingga ruang pelayanan masyarakat. Hal tersebut menjadi bentuk transparansi dan kesiapan satuan kerja dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Tim Penilai Internal kemudian melaksanakan sesi wawancara guna menggali informasi terkait implementasi pembangunan Zona Integritas menuju WBBM. Dalam sesi tersebut, jajaran Rutan Bantaeng menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk memperkuat pengawasan internal, menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun budaya kerja yang profesional dan akuntabel.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi penilaian, tetapi merupakan komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
"Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM harus menjadi budaya kerja seluruh jajaran. Integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan harus terus diperkuat agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pelayanan pemasyarakatan yang bersih dan melayani," tuturnya.
la juga menegaskan pentingnya sinergi dan konsistensi seluruh jajaran dalam mempertahankan komitmen reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.
"Kami berharap seluruh proses evaluasi ini menjadi momentum untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, memperkuat pengawasan internal, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan," lanjutnya.
Kegiatan Pendampingan Desk Evaluasi Rutan Kelas IIB Bantaeng menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
Komentar
Posting Komentar