Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kanwil Ditjenpas Sulsel Dorong Pelatihan Budidaya Cabai bagi Warga Binaan

Dukung Program Asta Cita, Kanwil Ditjenpas Sulsel Kembangkan Pertanian Cabai bagi Warga Binaan

Gowa - Sebagai langkah strategis dalam mendukung program Asta Cita Presiden serta program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan mendukung pelaksanaan pelatihan kemandirian bagi warga binaan di bidang pertanian berupa budidaya tanaman cabai di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.

Kegiatan yang dilaksanakan melalui Seksi Kegiatan Kerja tersebut terselenggara atas kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku. Pelatihan ini bertujuan memberikan pembinaan kemandirian berbasis pertanian kepada warga binaan dengan fokus pada kegiatan produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesiapan mereka kembali ke masyarakat.

Momentum Saat Budidaya Cabai Berlangsung

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, menyampaikan bahwa program pembinaan berbasis ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya pemasyarakatan dalam menciptakan warga binaan yang produktif dan mandiri.

"Program pelatihan seperti ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan semangat produktivitas dan kemandirian. Kami berharap kegiatan budidaya cabai ini dapat menjadi kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi bekal positif bagi warga binaan setelah bebas nanti," katanya.

Pelatihan Pertanian Bekali Warga Binaan dengan Keterampilan Praktis dan Produktif

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas lIA Sungguminasa, Yohani Widayati, menuturkan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk komitmen lapas dalam menghadirkan pembinaan yang bermanfaat dan aplikatif bagi warga binaan.

"Kami berupaya agar pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan warga binaan, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung, khususnya di bidang pertanian. Sinergi lintas lembaga ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan warga binaan dapat dilakukan secara kreatif, konstruktif, dan berdampak positif bagi masyarakat," tuturnya.

Semangat Warga Binaan Dengan  Kompak Berbudidaya Cabai

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulsel berharap pembinaan kemandirian di bidang pertanian dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari program pembinaan yang mendukung reintegrasi sosial warga binaan sekaligus memperkuat kontribusi pemasyarakatan terhadap pembangunan nasional.

Komentar