Perkuat Integritas dan Pelayanan Publik, Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Internalisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Kanwil Ditjenpas Sulsel menggelar internalisasi pembangunan Zona Integritas.

Makassar — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan Internalisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Aula Sahardjo Kanwil Ditjenpas Sulsel, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulsel, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, serta seluruh Tim Zona Integritas Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan.

Kegiatan diikuti seluruh Tim ZI di Aula Sahardjo.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta komitmen seluruh jajaran dalam mendukung percepatan pembangunan Zona Integritas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulsel.

Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Muhammad Ali, selaku Ketua Zona Integritas membuka kegiatan sekaligus memberikan penguatan terkait integritas pegawai. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya upaya pencegahan praktik korupsi melalui berbagai instrumen pengawasan internal.

“Pembangunan Zona Integritas bukan hanya sekadar pemenuhan dokumen administrasi, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang berintegritas. Pengendalian gratifikasi, penerapan SPIP, pengelolaan pengaduan masyarakat, implementasi Whistle-Blowing System, pelaporan harta kekayaan, serta penanganan benturan kepentingan harus benar-benar dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh pegawai,” ujar Muhammad Ali.

Internalisasi untuk memperkuat komitmen menuju WBK/WBBM.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Ashari, selaku Sekretaris Zona Integritas menekankan pentingnya percepatan penyusunan dan pengumpulan data dukung oleh masing-masing kelompok kerja (Pokja) agar target pembangunan ZI dapat tercapai sesuai jadwal.

“Setiap Pokja harus mempercepat penyusunan serta pengumpulan data dukung yang menjadi indikator penilaian Zona Integritas. Ketepatan waktu dan kelengkapan dokumen sangat menentukan keberhasilan kita dalam meraih predikat WBK pada tahun 2026,” jelas Ashari.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Mut Zaini, menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan Zona Integritas.

“Pelayanan yang kita berikan harus berorientasi pada kepuasan masyarakat. Pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel akan meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat upaya kita dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani,” ungkap Mut Zaini.

Penguatan integritas dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal, Marwati, mengingatkan seluruh tim agar lebih memperhatikan kualitas data dukung yang diunggah serta memperkuat proses verifikasi dokumen.

“Kualitas data dukung sangat menentukan dalam proses penilaian Zona Integritas. Oleh karena itu, setiap Pokja harus memastikan dokumen yang diunggah benar-benar sesuai dengan indikator penilaian. Selain itu, tim verifikator juga diharapkan memberikan catatan koreksi yang jelas agar perbaikan dapat segera dilakukan,” tegas Marwati.

Melalui kegiatan internalisasi ini, diharapkan seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan semakin memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pembangunan Zona Integritas sehingga target meraih predikat WBK pada tahun 2026 dapat tercapai.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir, sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik.

Komentar