Kanwil Ditjenpas Sulsel Tegaskan Komitmen Zero Halinar melalui Sidak Gabungan Rutan Bantaeng

Kegiatan pengawasan yang melibatkan unsur TNI dan Polri dalam rangka menjaga stabilitas keamanan rutan.

Bantaeng - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat pengawasan dan menjaga stabilitas keamanan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan sidak gabungan yang digelar oleh Rumah Tahanan Kelas IIB Bantaeng pada Senin malam (9/2), Bekerja sama dengan Kodim 1410/Bantaeng, Polres Bantaeng, Serta Subdenpom XIV/1-2 Bantaeng.

Apel persiapan sebelum pelaksanaan sidak gabungan dimulai pada malam hari.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan Rudy Fernando Sianturi menyampaikan bahwa sinergi lintas aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

"Kami mengapresiasi langkah proaktif Rutan Bantaeng yang melibatkan unsur TNI dan Polri dalam pelaksanaan sidak gabungan. Ini adalah bentuk nyata komitmen bersama untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan di Sulawesi Selatan tetap aman, tertib, dan bebas dari praktik Halinar," ucapnya.

Proses penggeledahan sebagai bentuk implementasi program Zero Halinar.

Sidak yang dimulai pukul 20.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Bantaeng, Ambo Asse A., dengan menyasar seluruh blok dan kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan humanis sebagai bagian dari implementasi program Zero Halinar (handphone, pungli, dan narkotika).

Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi menggangu keamanan dan ketertiban. capaian ini menunjukkan tingkat kepatuhan warga binaan serta efektivitas sistem pengawasan yang selama ini diterapkan.

Pemeriksaan barang bawaan warga binaan guna memastikan tidak ada benda terlarang.

Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bantaeng, Ambo Asse A., menegaskan bahwa kegiatan sidak gabungan merupakan langkah preventif yang akan terus dilaksanakan secara berkala.

"Sidak gabungan ini adalah wujud keseriusan kami dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman dan kondusif. Kami akan terus memperkuat pengawasan serta bersinergi dengan aparat terkait sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulsel kembali menegaskan bahwa penguatan pengamanan dan pemberantasan Halinar menjadi prioritas utama dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas di wilayah Sulawesi Selatan.

Komentar